Beranda / Nilai & Persaingan SKD

Passing Grade & Peta Persaingan SKD IPDN 2026

Cek nilai ambang batas, jumlah peserta dan kuota provinsi, rasio persaingan, estimasi zona ranking, serta strategi mengejar skor TWK, TIU dan TKP.

Diperbarui 19 September 2026 · Web CAPRA IPDN
110 soal100 menitMaks. 55038 provinsi
Passing Grade SKD IPDN 2026 dan Peta Persaingan 38 Provinsi

Passing Grade SKD IPDN 2026

Untuk peserta reguler, nilai ambang batas SKD Sekolah Kedinasan 2026 adalah TWK 65, TIU 80, dan TKP 156. Memenuhi passing grade adalah syarat dasar, bukan jaminan otomatis lolos pemeringkatan atau tahap berikutnya.

🇮🇩 TWK6530 soal · maks. 150 · ekuivalen min. 13 benar
🧠 TIU8035 soal · maks. 175 · ekuivalen min. 16 benar
🧭 TKP15645 soal · maks. 225 · bobot jawaban 1–5

TWK dan TIU bernilai 5 untuk jawaban benar serta 0 untuk salah atau tidak menjawab. Pada TKP, pilihan jawaban memiliki bobot 1–5 dan tidak menjawab bernilai 0. Karena ambang batas berlaku pada setiap komponen, angka 301 bukan “passing grade total” yang dapat menutup kekurangan salah satu komponen.

FITUR UTAMA

🗺️ Peta Persaingan 38 Provinsi

Pilih provinsi asal pendaftaran untuk melihat statistik persaingan. Enam provinsi Papua diarahkan ke pembahasan afirmasi karena struktur alokasinya memerlukan penjelasan khusus.

📌
Apa arti “Peserta” di Peta Persaingan?

Angka peserta menggunakan jumlah peserta yang tercantum dalam jadwal SKD resmi SPCP IPDN 2026, bukan jumlah yang hanya dinyatakan lolos seleksi administrasi. Setelah lolos administrasi, calon peserta masih harus menyelesaikan pembayaran PNBP sesuai jadwal agar dapat melanjutkan ke SKD. Karena itu, jumlah peserta terjadwal SKD dapat lebih kecil daripada jumlah peserta yang sebelumnya diumumkan lolos administrasi.

Sumber hitung: PDF jadwal SKD resmi per provinsi. Web CAPRA IPDN hanya mengolah jumlah agregat dan tidak menyimpan nama atau nomor peserta.
● Data peserta yang sudah diverifikasi dari PDF jadwal resmi ditampilkan lengkap. Provinsi lain akan diaktifkan setelah dataset tervalidasi.
KHUSUS WILAYAH PAPUA

Afirmasi & Kuota IPDN 2026 Wilayah Papua

SPCP IPDN 2026 membedakan formasi wilayah Papua menjadi OAP (Orang Asli Papua) dan Non-OAP. Total alokasi enam provinsi Papua adalah 210 formasi. Karena kuota OAP juga dibagi sampai tingkat kabupaten/kota, Peta Persaingan tidak menyederhanakannya menjadi satu rasio peserta : kuota seperti provinsi lain.

Papua4134 OAP · 7 Non-OAP
Papua Barat3528 OAP · 7 Non-OAP
Papua Tengah3831 OAP · 7 Non-OAP
Papua Pegunungan3831 OAP · 7 Non-OAP
Papua Selatan2619 OAP · 7 Non-OAP
Papua Barat Daya3225 OAP · 7 Non-OAP
KEPMENPANRB 406/2026 · DIKTUM IX–X

🎯 Passing Grade Afirmasi SKD 2026

NILAI KUMULATIF SKD≥ 281
TIU≥ 55

Untuk peserta dari daerah tertentu yang memperoleh afirmasi berdasarkan usulan instansi penyelenggara dan persetujuan Menteri PANRB, KepmenPANRB No. 406 Tahun 2026 menetapkan nilai kumulatif SKD paling rendah 281 dan TIU paling rendah 55. Ketentuan ini tidak otomatis berlaku hanya karena lokasi tes berada di Papua; status afirmasi mengikuti formasi dan ketentuan resmi peserta.

📌 Ketentuan OAP pada SPCP IPDN 2026

Pedoman SPCP IPDN 2026 mensyaratkan peserta OAP memiliki Surat Keterangan Orang Asli Papua (OAP) yang ditandatangani Ketua atau Anggota Majelis Rakyat Papua berdasarkan keanggotaan yang sah dan dibuktikan dengan cap/stempel basah. Untuk enam provinsi Papua, nilai rata-rata ijazah minimal 65,00; persyaratan nilai mata pelajaran Bahasa Inggris minimal 75,00 dikecualikan. Peserta Non-OAP yang berdomisili di wilayah Papua dapat mendaftar pada formasi Non-OAP provinsi sesuai alamat domisilinya.

Catatan kuota OAP: angka OAP di atas merupakan total provinsi setelah menjumlahkan kuota tingkat provinsi dan kuota kabupaten/kota. Contoh Papua memiliki 7 OAP pada tingkat provinsi ditambah masing-masing 3 OAP pada 9 kabupaten/kota, sehingga total OAP 34. Karena struktur ini, pembaca sebaiknya memeriksa alokasi kabupaten/kota pada dokumen resmi sebelum menilai tingkat persaingan.

Passing Grade ≠ Lolos Ranking

Passing grade menjawab pertanyaan: apakah setiap komponen nilai memenuhi ambang batas? Pemeringkatan menjawab pertanyaan yang berbeda: di mana posisi nilai peserta dibanding peserta lain sesuai mekanisme seleksi?

Peserta SKD — seluruh peserta terjadwal di provinsi
Memenuhi TWK + TIU + TKP — melewati ambang tiap komponen
Pemeringkatan — nilai dibandingkan sesuai ketentuan seleksi
Tahap berikutnya — mengikuti hasil resmi SPCP IPDN
Kuota akhir — alokasi formasi provinsi/wilayah
PERMENPANRB 13/2026 · PASAL 13

Passing grade belum otomatis membuat peserta lanjut

Peserta yang memenuhi nilai ambang batas selanjutnya diperingkat berdasarkan nilai SKD. PermenPANRB Nomor 13 Tahun 2026 mengatur peserta yang dapat dinyatakan lulus SKD paling banyak 3 kali jumlah kebutuhan peserta didik berdasarkan peringkat tertinggi, atau sesuai jumlah lain yang memperoleh persetujuan Menteri PANRB.

2× kuotaindikator Web CAPRA IPDN
2,5× kuotaindikator Web CAPRA IPDN
≤ 3× kuotabatas regulasi*
*Jumlah yang diterapkan pada seleksi tetap mengikuti ketentuan/pengumuman penyelenggara dan dapat berbeda apabila memperoleh persetujuan Menteri.

Bagaimana Nilai SKD Dihitung?

150TWK maksimum
175TIU maksimum
225TKP maksimum

150 + 175 + 225 = 550 sebagai nilai maksimum keseluruhan. Total tinggi tetap tidak menggantikan kewajiban memenuhi ambang batas masing-masing komponen bagi peserta reguler.

Jika Nilai SKD Sama, Siapa yang Diutamakan?

PermenPANRB Nomor 13 Tahun 2026 Pasal 13 ayat (7) mengatur pemecah nilai sama pada batas kelulusan SKD. Urutannya bukan melihat total sekali lagi, tetapi membandingkan nilai komponen secara berurutan:

1TKPNilai TKP lebih tinggi ditempatkan lebih dahulu.
2TIUJika TKP sama, bandingkan nilai TIU.
3TWKJika TIU juga sama, bandingkan nilai TWK.
✓Semuanya tetap sama?Jika nilai kumulatif, TKP, TIU dan TWK tetap sama pada batas kelulusan, seluruh peserta dengan nilai yang sama tersebut dinyatakan lulus SKD.
Contoh sederhana

A dan B sama-sama mendapat total 410. A: TKP 190 · TIU 120 · TWK 100. B: TKP 185 · TIU 125 · TWK 100. Dalam kondisi nilai kumulatif sama, A ditempatkan lebih dahulu karena TKP A lebih tinggi. TIU baru dibandingkan jika TKP keduanya sama.

Strategi Mengejar Skor Tinggi TWK, TIU & TKP

🇮🇩 TWK

Panen yang yakin dahulu. Karena benar = 5 dan salah = 0, jangan habiskan waktu pada satu soal ragu saat soal lain belum dilihat.

13 benar = 65 · 18 = 90 · 20 = 100 · 24 = 120

🧠 TIU

Akurasi + pemilihan soal. Kerjakan pola yang langsung terlihat, lalu kembali ke soal numerik/logika yang mahal waktu.

16 benar = 80 · 20 = 100 · 24 = 120 · 28 = 140

🧭 TKP

Jangan kosongkan. Cari respons yang paling profesional, berintegritas, solutif, mampu bekerja sama dan berorientasi pelayanan sesuai konteks.

Jawaban = bobot 1–5 · kosong = 0

Strategi 110 Soal dalam 100 Menit

Rata-rata matematisnya sekitar 54,5 detik per soal, tetapi itu bukan batas waktu yang harus dipaksakan pada setiap soal.

PASS 1 — Panen soal yang langsung dikuasai.
PASS 2 — Kembali ke soal yang membutuhkan analisis/perhitungan.
PASS 3 — Final sweep; cek soal yang belum terjawab, terutama TKP.

Contoh: Total Sama, Status Bisa Berbeda

Peserta A · Total 390

TWK 60 ❌
TIU 125 ✅
TKP 205 ✅

TWK belum mencapai ambang reguler meski total tinggi.
Peserta B · Total 390

TWK 90 ✅
TIU 110 ✅
TKP 190 ✅

Semua ambang terpenuhi; posisi ranking tetap ditentukan melalui mekanisme seleksi.

FAQ SKD IPDN 2026

Berapa passing grade IPDN 2026?

Untuk peserta reguler: TWK 65, TIU 80 dan TKP 156.

Berapa jumlah soal dan waktu SKD?

110 soal dalam 100 menit: 30 TWK, 35 TIU dan 45 TKP.

Apakah total 301 otomatis lolos passing grade?

Tidak. Peserta reguler perlu memenuhi ambang masing-masing komponen; total tidak menutup kekurangan pada komponen lain.

Apakah lolos passing grade berarti lolos SKD IPDN?

Belum tentu. Passing grade adalah ambang dasar. Pemeringkatan dan ketentuan tahapan berikutnya mengikuti mekanisme resmi seleksi.

Apa arti zona ranking 2×–3× kuota?

Itu simulasi Web CAPRA IPDN untuk menggambarkan skala pemeringkatan terhadap kuota, bukan ketentuan resmi kelulusan IPDN 2026.

Persiapkan Hari SKD-mu

Sumber utama: SPCP IPDN (jadwal peserta dan alokasi formasi/kuota) serta ketentuan nilai ambang batas SKD Sekolah Kedinasan 2026 dari Kementerian PANRB. Data jumlah peserta provinsi ditambahkan hanya setelah diverifikasi dari PDF jadwal resmi. Web CAPRA IPDN bukan situs resmi IPDN.